Minggu, 03 November 2013

Cara Melakukan Instalasi dan Konfigurasi Modem Router ADSL

smkn4bws-5
hai teman, pada artikel saya kali ini akan membahas tentang Cara Melakukan Instalasi dan Konfigurasi Modem Router ADSL. Sebelum kita melakukan instalasi dan konfigurasi modem ADSL tersebut, pertama kita harus tahu terlebih dahulu tentang ADSL.
ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) merupakan sebuah teknologi yang memungkinkan data kecepatan tinggi dapat dikirim melalui kabel telepon.
Keuntungan dan Kerugian ADSL :
•Keuntungan
1.Dapat terhubung ke internet dan tetap bisa menggunakan telepon
2.Kecepatannya jauh lebih besar dari modem biasa
3.Biasanya ISP ADSL akan memberikan modem ADSL sebagai bagian dari instalasi
•Kerugian
1.Sambungan ADSL akan bekerja sempurna, jika lokasi dekat dengan sentral telepon
2.Lebih cepat menerima data daripada mengirim data melalui internet
3.Kabel tembaga tua bisa menurunkan kualitas sambungan dan kecepatan
Peralatan ADSL
Terdapat dua sisi dari peralatan ADSL, yaitu sisi pelanggan dan sisi Telkom.
•Sisi pelanggan atau disebut juga CPE (Customer Premised Equipment), disisi pelanggan ini harus ada penerima DSL (modem ADSL atau router ADSL) dan splitter. Adapun fungsi splitter yaitu untuk memisahkan sinyal suara dan sinyal data. Di splitter tersebut terdapat satu input dan dua output.
•Sisi Telkom terdapat ADSL multiplexer atau disebut juga DSLAM (Digital Subscriber Line Access Multiplexer), yang berfungsi untuk menerima sambungan dari pelanggan.
Setelah selesai atau paham penjelasan di atas, sekarang kita akan melakukan instalasi dan konfigurasi modem router ADSL. Disini saya akan melakukan instalasi dan konfigurasi pada modem router ADSL TP-LINK TD-8817.
1.Siapkan alat dan bahan
Alat dan Bahan
> Account ADSL yang sudah terdaftar di BRAS / Sentral telepon.
> Modem router ADSL
IMG_20130823_082716
> Komputer atau Laptop
> Obeng
> Kabel RJ11
Kabel-RJ11
> Kabel RJ45
Kabel-RJ45
> Splitter
spliter
> Telepon
Telepon
> Rowset
rowset
> Koneksi telepon dari Telkom
2.Langkah-langkah instalasi :
1.Masukkan kabel dari sentral ke rowset
2.Dari rowset, kemudian hubungkan ke spltter menggunakan kabel RJ 11
3.Setelah dihubungkan ke splitter, selanjutnya dari splitter hubungkan ke telepon dan modem menggunakan kabel RJ11
4.Test koneksi atau tidaknya dari sentral dengan cara angkat ganggang telepon dan dengarkan, jika terdengar bunyi
maka sudah terkoneksi ke sentral.
5.Masukkan kabel power ke modemnya dan tekan tombol power yang ada di modemnya.
6.Jika modemnya sudah pernah dipakai, maka kita perlu mereset terlebih dahulu modem tersebut, dengan cara menekan
lubang kecil yang ada di modem tersebut secara pelan-pelan selama 10 detik menggunakan alat yang ujungnya kecil
( misalnya menggunakan ujung bolpoin ).
7.Pasangkan kabel RJ45 ke modem dan dari modem ke komputer atau laptopnya.
3.Langkah-langkah Konfigurasi :
1.Lihat IP dan username serta passwordnya di modem tersebut ( bisaanya berada di belakang modem ).
2.Jika sudah diketahui IP modemnya, selanjutnya kita setting IP di computer atau laptonya dengan network yang sama
dengan modemnya dan gatewaynya isikan dengan IP modem tersebut. Contoh menyetting IP di computer atau laptop
adalah sebagai berikut :
a.Klik kanan pada gambar tv di bawah, kemudian pilih open network and sharing center
1
b.Maka akan muncul tampilan seperti berikut, kemudian pilih change adapter setting
2
c.Klik kanan pada local area connection dan pilih properties
3
d.Arahkan cursor ke IPv4, kemudian properties
4
e.Akan tampil seperti di bawah ini, selanjutnya pilih use the following IP address. Maksudnya yaitu untuk
mengatur IP secara manual. Di bawah ini saya contohkan IP modemnya 192.168.1.1, maka IP computer atau laptop di
isi dengan 192.168.1.2. IP modem dan IP computer atau laptop tidak boleh sama, karena dalam sebuah IP,
networknya harus sama dan hostnya berbeda. Kemudian gateway kita isi dengan IP modem tersebut. Jika sudah
selesai, maka pilih OK
5
3.Selanjutnya kita connectkan computer atau laptop dengan modemnya, dengan cara ke CMD, kemudian ketikkan ping modemnya>. Contohnya ping 192.168.1.1. Jika muncul TTL, maka proses mengkonectkan berhasil
6
4.Ke browser, kemudian di address bar isikan IP modemnya, tekan enter, selanjutnya di minta user name dan password,
maka kita isi dengan user dan password yang ada di modem tersebut. Tekan OK. Disini saya contohkan IP modemnya
192.168.1.1 dan user name dan passwordnya adalah admin.
8
5.Akan muncul tampilan seperti berikut
9
6.Ke menu quick start, kemudian pilih run wizard
10
7.Pilih next
11
8.Atur zona waktunya, jika sudah selesai maka pilih next
12
9.Pilih PPPoE/PPPoA, kemudian next
smkn4-bws-2
10.Isi username dan passwordnya yang sudah anda daftarkan di BRAS / sentral telepon, kemudian next.
smkn4bws-4
11.Pilih next
smkn4bws-3
12.Pilih close
13.Ke menu status, untuk melihat apakah mendapatkan IP atau belum.
14.Jika sudah mendapatkan IP, selanjutnya ke menu interface setup, kemudian ke LAN. Di menu tersebut DHCP di
enablekan. Sehingga setiap computer mendapatkan IP secara otomatis. Sebelumnya kita terlebih dahulu menyetting
IPnya supaya mendapatkan IP secara otomatis, dengan langkah-langkah berikut ini :
a.Klik kanan pada gambar tv di bawah, kemudian pilih open network and sharing center
1
b.Maka akan muncul tampilan, kemudian pilih change adapter setting
2
c.Klik kanan pada local area connection dan pilih properties
3
d.Arahkan cursor ke IPv4, kemudian properties
4
e.Pilih obtain an IP address automaticly agar mendapatkan IP secara otomatis, kemudian OK
smkn4bws
f.Selanjutnya di local area connection, klik kanan dan pilih status untuk melihat IP yang di dapatkan pada
computer atau laptop tersebut
g.Jika sudah berhasil mendapatkan IPnya, selanjutnya kita test browsing. Untuk pertama kali browsing akan
muncul error, dan untuk seterusnya akan berhasil.
demikian artikel saya tentang Cara Melakukan Instalasi dan Konfigurasi Modem Router ADSL, semoga berguna dan bermanfaat untuk teman-teman sekalian. :)

Senin, 23 September 2013

Struktur Direktori Linux

Assalamu'alaykum warakhmatullahi wabarakatuh 

Pada kali ini saya ingin berbagi tentang struktur direktori yang ada pada linux yang saya dapat dari berbagai sumber, namun saya berikan contoh gambar dibawah ini adalah pada Linux Mint. Sebenarnya tidak jauh berbeda dengan distro linux lainnya.



Berikut ini adalah fungsi-fungsi direktori yang ada di atas :

/
Direktori root, yang menampung seluruh file yang ada dalam Linux

/bin
Berisi file-file binary standar yang dapat digunakan oleh semua user baik user biasa maupun super user

/boot
 Berisi file-file yang digunakan untuk booting Linux termasuk kernel image

/cdrom
 File untuk cdrom pada computer

/dev
Berisi file system khusus yang merupakan refleksi device hardware yang dikenali dan digunakan sistem

/etc
Berisi file-file konfigurasi sistem, biasanya hanya boleh diubah oleh super user

/home
 Berisi direktori-direktori yang merupakan direktori home untuk user biasa dan aplikasi tertentu

/lib
 Berisi file-file library yang digunakan untuk mendukung kerja kernel Linux

/lost+found
Di direktori ini linux menyimpan file-file yang berhasil di recover saat sistem crash. Dengan melihat kedalam /lost+found mungkin kita dapat menemukan file yang hilang

/media
Merupakan direktori untuk menyimpan direktori-direktori mount point

/mnt
Direktori khusus yang disediakan untuk mounting (mengaitkan) device disk storage ke sistem dalam bentuk direktori

/opt
 Direktori ini menyimpan file-file tambahan dari vendor-vendor tertentu. Sifatnya hanya optional
/proc
Berisi file system khusus yang menunjukkan data-data kernel setiap saat

/root
Direktori home untuk user root (user khusus dengan priviledges hampir tak terbatas)

/sbin
Sama seperti direktori bin, tetapi hanya super user yang sebaiknya menggunakan binary-binary tersebut mengingat fungsi-fungsi binary yang terdapat di direktori ini untuk maintenance sistem

/selinux
Security Enhanced Linux
Ini adalah penambahan pada sisi kernel Linux untuk meningkatkan keamanan (dengan resiko beberapa program menjadi tidak jalan, karena ada proteksi yang terkadang berlebihan). Buat server, ini adalah langkah yang baik, tapi buat pengguna biasa, kayaknya malah merepotkan, jadi banyak yang menonaktifkan fungsi ini

/srv
Memuatkan data untuk layanan (HTTP, FTP, etc.) yang ditawarkan oleh sistem

/sys 
Berisi informasi yang berkaitan dengan kernel, device dan firmware

/tmp
Berisi file-file sementara yang dibutuhkan sebuah aplikasi yang sedang berjalan

/usr
Berisi library, binary, dokumentasi dan file lainnya hasil instalasi user

/var
Berisi file-file log, mailbox dan data-data aplikasi

Semoga Bermanfaat :)
Wassalamu'alaykum warakhmatullahi wabarakatuh 

Sumber : http://blognyasaya-oq.blogspot.com/2012/10/struktur-direktori-linux.html

Panduan Perintah Dasar Linux Untuk Pemula


Assalamu'alaykum Warakhmatullahi wabarakatuh

Linux terinspirasi oleh sistem operasi Unix yang pertama kali muncul pada tahun 1969, dan terus digunakan dan dikembangkan sejak itu. Banyak dari konvensi desain untuk Unix juga terdapat pada Linux, dan bagian penting untuk memahami dasar-dasar dari sistem Linux.
Orientasi utama dari Unix adalah penggunaan antarmuka baris perintah, dan warisan ini ikut terbawa ke Linux. Jadi antarmuka pengguna berbasis grafik dengan jendela, ikon dan menunya dibangun di atas dasar antarmuka baris perintah. Lagipula, hal ini berarti bahwa sistem berkas Linux tersusun agar dapat dengan mudah dikelola dan diakses melalui baris perintah.
Pengguna Linux memang tidak diwajibkan untuk memahami perintah dasar Linux, namun sebagai pembelajaran mengenai proses didalamnya perintah dasar Linux menjadi sesuatu yang patut untuk dipelajari.

Perintah Penanganan File
  1. Membuat direktori
    $ mkdir data                                           

  2. Menampilkan isi dari direktori
    $ ls -ls                                                    

  3. Berpindah direktori
    $ cd data                                                

  4. Menampilkan tempat direktori yang sedang dikerjakan
    $ pwd                                                    

  5. Mengcopy file dan direktori.
    $ cp sample.txt sample_copy.txt           
    $ cp sample_copy.txt target_dir            

  6. Memindahkan atau merubah nama file
    $ mv source.txt target_dir
    $ mv old.txt new.txt
  7. Menghapus file atau direktori
    $ rm file1.txt
    $ rm -­vrf some_dir
  8. Mencari file dalam sebuah direktori
    $ find file1.txt
    $ find ­name file1.txt
  9. Update waktu akses dan modifikasi setiap BERKAS ke waktu sekarang. Argumen FILE yang tidak ada menjadi ada kosong.
    $ touch done
  10. Menentukan jenis file.
    $ file ubuntu-desktop.pdf
  11. Menemukan atau mencari file.
    $ locate file1.txt
  12. Locate the binary, source, and manual page files for a command.
    $ whereis ssh

Pola
Pola adalah ungkapan yang menggambarkan satu set string yang digunakan untuk memberikan gambaran ringkas dari sebuah himpunan, tanpa harus daftar semua elemen. contoh : ab*cd cocok apa pun yang dimulai dengan ab dan diakhiri dengan cd dll.
$ ls *.txt
artinya mencetak semua file yang berekstensi .txt (file teks)


Pemrosesan Teks
  1. Menggabungkan file dan cetak pada keluaran standar.
    $ cat avatar.avi.001 avatar.avi.002 > avatar.avi
    $ cat readme.txt
  2. Menampilkan baris teks.
    $ echo "I love Indonesia"
    $ echo $HOME
  3. Mencetak baris yang cocok dengan pola.
    $ grep ­i apple sample.txt
  4. Mencetak jumlah baris, kata, dan byte di file.
    $ wc file1.txt
  5. Mengurutkan file teks baris.
    $ sort file1.txt
  6. md5sum – compute and check MD5 message digest.
    $ md5sum LinuxMint-5-Fluxbox.iso > md5sums
    $ md5sum -c md5sums
Sistem Administrasi
  1. Mengubah hak akses file.
    $ chmod 744 calculate.sh
  2. Mengubah pemilik file dan group.
    $ chown ugos myfile.txt
  3. Mengubah user ID atau menjadi super-user.
    $ su ugos
    $ su
  4. Update token otentikasi pengguna.
    $ passwd dion
  5. Menunjukkan siapa yang login.
    $ who
Managemen Proses
  1. Laporan snapshot dari proses saat ini.
    $ ps ax
  2. Untuk membunuh proses (menggunakan mekanisme sinyal).
    $ kill ­9 2275
  3. Daftar perangkat USB.
    $ lsusb
  4. Menampilkan nama dan id latar belakang pekerjaan.
    $ jobs
  5. Tampilan tugas Linux.
    $ top
  6. Menghapus layar terminal.
    $ clear
  7. Menampilkan jumlah memori yang bebas dan digunakan dalam sistem.
    $ free -m
Arsip
  1. Arsip file.
    $ tar ­cvf original.tar original/
    $ tar -cpvf original.tar.gz original/
    $ tar ­xvf original.tar
    $ tar xjvf original.tar.bz2
    $ tar --lzma -xvf original.tar.lzma
  2. Kompresor blok-menyortir file.
    $ bzip2 original.mp3
    $ bzip2 -d original.mp3.bz2
  3. Memaketkan dan mengompres (arsip) file.
    $ zip -r original.zip original/
  4. Arsip file dengan kompresi.
    $ rar original.rar original
  5. Ekstrak file yang dikompresi dalam sebuah ZIP archive.
    $ unzip original.zip
  6. Ekstrak file yang dikompresi dalam sebuah RAR archive.
    $ unrar -x original.rar
  7. Sebuah pengarsipan file dengan rasio kompresi tertinggi.
    $ 7z e original.7z
Networking
  1. SSH client (remote login program) “ssh adalah program untuk login ke mesin remote dan untuk mengeksekusi perintah pada mesin remote”.
    $ ssh ­-l guest 10.105.11.20
  2. Secure copy (copy file program remote) “scp salinan file antara host pada jaringan”.
    $ scp file1.txt guest@ip_address:~/
  3. Mengkonfigurasi perangkat jaringan.
    $ ifconfig
  4. Mengkonfigurasi perangkat jaringan nirkabel.
    $ iwconfig
  5. Downloader non-interaktif jaringan.
    $ wget -c http://repo.ugm.ac.id/iso/ubuntu/10.04/ubuntu-10.04-netbook-i386.iso
  6. Cetak koneksi jaringan, tabel routing, statistik interface, koneksi masquerade, dan keanggotaan multicast.
    $ netstat
  7. Tool diagnostik jaringan.
    $ mtr google.co.id
  8. Menampilkan penggunaan bandwidth pada sebuah perangkat ethernet oleh host.
    # iftop -i eth0
File Systems
  1. Partisi manipulator.
    # fdisk -­l
  2. Mount file system.
    # mount /dev/sda5 /media/target
  3. Unmount file system.
    # umount /media/target
  4. Cek Estimasi kapasitas file.
    $ du -h
  5. Diskfile, cek kapasitas hardisk.
    $ df -h
  6. Eject removable media
    $ eject -t
Editor
  1. Tek editor yang mirip dengan perintah Pico.
    $ nano readme.txt
  2. Sebuah program tek editor.
    $ pico readme.txt
  3. Perintah tek editor.
    $ vi hello.c
  4. Vi Improved, program text editor.
    $ vim hello.c
Utility
  1. Reboot sistem.
    # reboot
  2. Shutdown komputer.
    # shutdown -h now
    # halt
  3. Menjalankan program secara berkala, menunjukkan output fullscreen.
    $ watch lsusb
  4. Membuat alias dari sebuah perintah.
    $ alias dir='ls -l'
  5. Melihat daftar hardware.
    $ lshw -C network
  6. DMI table decoder
    # dmidecode --type memory
  7. Menampilkan berapa lama sistem telah berjalan.
    $ uptime
  8. Membagi file menjadi potongan-potongan.
    $ split -b 200MB avatar.avi avatar.avi.
  9. Sebuah perangkat lunak multi-lingual speech synthesizer.
    $ espeak -s 80 "Linux"
  10. Command-line perekam suara dan pemutar untuk driver soundcard ALSA.
    $ aplay -l
    $ aplay donw.wav
  11. Perintah dasar perekam suara untuk driver soundcard ALSA.
    $ arecord -f cd -t raw | lame -x -r – out.mp3
  12. Cetak distribusi informasi spesifik.
    $ lsb_release -a
  13. Menampilkan sebuah kalender.
    $ cal 4 2014
  14. Mencetak atau mengatur tanggal dan waktu sistem.
    # date 041520152011
    artinya Apr 15 8:15 2011
  15. Menampilkan perintah-perintah yang sudah digunakan.
    $ history
  16. Kalkulator lewat terminal.
    $ bc
Selamat belajar…
Wassalamu'alaykum Warakhmatullahi wabarakatuh

Sumber : http://andrewdion.staff.ugm.ac.id/2013/08/panduan-perintah-dasar-linux-untuk-pemula/