Sabtu, 01 Februari 2014

Konfigurasi Dasar Mikrotik

1.Konfigusari Interface
untuk dapat melihat jumlah dan status interface jaringan pada router Mikrotik, anda dapat menggunakan perintah “Interface print”
Kolom paling kiri (#) mem=nandakan nomor index, nomor ini beguna sebagai acuan interface mana yang akan dikonfigurasi, misalnya yang akan di konfigurasi adalah ether1 maka anda harus memilih nomor index 0 dan begitu seterusnya.
Simbol “R” di depan ether1 menandakan interface tersebut sedang Running jika kabel tidak terhubung maka tidak ada label “R” pada interface tersebut.
a.menggani nama Interface
untuk mengganti nama-nama interface tersebut menggunakan perintah seperti berikut:
[admin@Mikrotik] > Interface set 0 name=public
[admin@Mikrotik] > interface set 1 name=Local
[admin@Mikrotik] > interface set 2 name=wireless
Setelah itu lihat kembali nama interface tersebut menggunakan “Interface print”
 
b.Menonaktifkan Interface
jika di depan baris konfigurasi interface terdapat symbol X, maka label tersebut menandakan interface itu sedang tidak aktif atau (disable).
Untuk men-disable interface menggunakan perintah “Interface disable”:
Untuk mengaktifkan kembali interface yang telah kita disable cukup dengan menggunakan perintah “Interface enable”.
2.Konfigurasi IP Address
Sebagai contoh disini akan di setting IP 192.168.2.1/24 pada interface Public. Maka perintah yang digunakan untuk mengkonfigurasikan IP Address adalah “ip address add address=192.168.2.1/24 interface=public
Untuk menghapus IP address yang sudah kita buat, maka menggunakan perintah “ip address remove”
3.konfigurasi gateway.
Setelah mengkonfigurasi IP address pada masing-masing interface maka selanjutnya kita akan mengkonfigurasi Default Gateway. Default gateway merupakan gerbang bagi router Mikrotik untuk menuju Internet. Sebagai Contoh di sini default gatewaynya adalah 192.168.2.2. maka perintah yang di gunakan adalah “ip routes add gateway=192.168.2.2
4.konfigurasi DNS
DNS server berfungsi memetakan hostname atau domain situs-situs di Internet menjadi IP Address dan sebaliknya.
Sebagai contoh disini akan menggunakan DNS nawala. Perintah nya adala “ip dns set servers=180.131.144.144,180.131.145.145 allow-remote-requests=no
5.masquerade.
Router yang berada di antara jaringan public (Internet) dan Jaringan local (LAN) harus menjalankan Network Address Translation (NAT) yang berfungsi mengganti IP Address pada setiap paket data yang keluar dari computer user (IP private) menjadi IP Publik.
Di dalam menerapkan NAT, dikenal teknik Masquerade yang merupakan teknik penggantian otomastis IP address private menjadi IP address public yang ada di Router Mikrotik.
Perintah yang digunakan untuk menjalankan Konfigurasi NAT Masqurade adalah “ip firewall nat add chain=srcnat out-interface=public action=masquerade”.

0 komentar:

Posting Komentar