Senin, 26 Agustus 2013

Video Tutorial Instalasi Ubuntu version 13.04

Assalamu'alaykum :)

Alhamdulillah, atas rahmat, nikmat, dan karunia Allah kita masih dapat berbagi, Mencari, mendapatkan Ilmu-ilmu yg kita miliki dan yg ingin kita ketahui.

Pada Kesempatan kali ini saya ingin memberikan Ilmu tentang "Cara Instalasi OS Ubuntu 13.04 Desktop". Lebih lengkapnya Simak Video berikut :



Sekian, Semoga bermanfaat :)

 Syukron :)

Wassalamu'alaykum :)

Rabu, 21 Agustus 2013

Cara Mensetting Access Point TP-Link Model No. TL-WA5110G


Assalamu’alaikum Warakhmatullahi Wabarakatuh

Pada Kesempatan Kali ini saya akan Berbagi Ilmu yaitu Cara Mensetting Access Point TP-Link Model No. TL-WA5110G. Langsung aja kita Menuju TKP . . . .  :)



Pastikan Wireless Network pada Laptop anda telah dimatikan.

Silahkan Membuka Control Panel\Network and Internet\Network and Sharing Center.
Jika sudah akan muncul tampilan seperti gambar dibawah ini:

Masuk kedalam Ubah Pengaturan Adapter dengan mengKlik “Change Adapter Setting”.

Klik Kanan pada “Local Area Connection” Lalu pilih Properties.

Pilih “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)" . Lalu Pilih Properties….

Selanjutnya, Pilih “Use the following IP Address”. Dan Isi Kolom dibawah Seperti ini:

IP Address                              : 192.168.1.5 (pada Angka Terakhir diisi seterah dari angka 2 sd 253)
Subnet Mask                           : 255.255.255.0
Default gateway                       : (dikosongkan aja)

Setelah kolom telah di isi. Langsung aja Klik OK.

 Berikutnya, Langsung aja Klik CLOSE

 Untuk selanjutnya, Silahkan di buka Browsernya (kalau saya sih pakai Mozilla Firefox). Lalu isi pada kolom link Nomor IP pada Access Point “192.168.1.254” (IP pada Access Point berbeda dengan IP pada Jaringan anda). Tekan ENTER untuk menjalankan Link.


   Setelah itu secara otomatis Muncul Notice seperti pada gambar dibawah ini. Isi Kolom seperti berikut :
User Name                 : admin
Password                    : admin
Lalu Klik OK………

 Setelah itu, anda akan masuk kedalam Halaman Web Access Point TP LINK. Langsung saja Pilih “QUICK SETUP”, setelah itu Klik NEXT.

Selanjutnya kita pada Langkah “Choose Operation Mode”. Pilih “AP” Lalu NEXT

Selanjutnya, terdapat Beberapa Kolom yg terisi secara default. Silahkan anda ubah isi pada Kolom seperti berikut:

SSID                           : Team Kita (Isi Seterah Anda)
Region                         : Indonesia (Isi Sesuai Negara dimana Anda Tinggal)
Channel                       : Automatic
Mode                          : 54Mbps (802.11g)

Setelah Kolom telah diubah, Langsung Klik NEXT untuk melanjutkan pada tahap berikutnya.

Quick Setup telah selesai dijalankan. Klik Finish untuk menuju Step Berikutnya…

Berhasil !! Selanjutnya Buka Basic Setting -> Network.

Disini kita hanya mengisi pada Kolom “Gateway” . (Isi Sesuai IP pada Modem anda). Setelah itu Klik SAVE untuk menyimpan Perubahan.


        Langkah selanjutnya adalah Pengaturan DHCP. Setelah anda pilih “DHCP” akan  Muncul Tampilan seperti gambar dibawah ini. Disini kita  Mengubah pada kolom DHCP Server, yang defaultnya “Disable” kita ubah ke “Enable”.
Lalu Pada Kolom “Start IP Address & End IP Address” Kita Isi Sesuai Gambar di bawah ini untuk memberikan Batas penyewaan IP Address pada Client. Lalu Klik SAVE untuk Menyimpan Perubahan.


  Setelah kita menyimpan perubahan pada DHCP Setting. Kita diminta untuk Melakukan Proses “REBOOT”. Untuk melakukan Proses Reboot Silahkan kita buka pada Maintenance -> System Tools -> Reboot. Setelah itu langsung saja Klik “Reboot” untuk menjalankan Proses Reboot.


Klik OK.

 Bila Muncul Tampilan seperti gambar dibawah, Berarti Proses Reboot telah berjalan dengan Sukses.

 Proses Instalasi pada Web TP Link telah Selesai. Untuk Memeriksa Apakah Proses Instalasi berjalan dengan Sukses. Mari Kita Cek pada Gambar Berikutnya.


Klik Kanan Pada “Local Area Connection”. Pilih Properties


Pilih “Internet Protocol Version 4 (TCP/IPv4)", lalu Klik Properties.


  Sekarang Kita Ubah Kembali ke “Obtain an IP Address Automatically”. Untuk memastika apakah DHCP berkerja untuk memberikan IP Address Secara Automatis kepada Client.  Lalu Klik OK.


Klik Kanan Kembali pada “Local Area Connection”. Pilih Status… untuk melihat apakah DHCP berfungsi dengan baik atau tidak.


  Pilih Details. Maka Muncul “Network Connection Details” . Jika pada Kolom IPv4 Address Terisi Alamat IP. Maka DHCP Server Bekerja dengan Baik.




Sekian Cara MenSetting Access Point TP Link Model No. TL-WA5110G. Semoga Bermanfaat J
Wassalamu'alaykum Warahkmatullahi Wabarakatuh 

Minggu, 11 Agustus 2013

PENGERTIAN DHCP Server dan DHCP Client

Pengertian DHCP Server dan DHCP Client

Assalamu'alaikum semuanya, kali ini saya akan memberikan pengertian dari DHCP Server dan DHCP Client mohon disimak ya..
Karena DHCP merupakan sebuah protokol yang menggunakan arsitektur client/server, maka dalam DHCP terdapat dua pihak yang terlibat, yakni DHCP Server dan DHCP Client.
Pengertian DHCP Server dan DHCP Client
  • DHCP server merupakan sebuah mesin yang menjalankan layanan yang dapat "menyewakan" alamat IP dan informasi TCP/IP lainnya kepada semua klien yang memintanya. Beberapa sistem operasi jaringan seperti Windows NT Server, Windows 2000 Server, Windows Server 2003, atau GNU/Linux memiliki layanan seperti ini.

    Ini artikel yang saya kutip dari blognya Pak Afing
    "DHCP server adalah suatu layanan yang diberikan pada komputer server untuk dapat melakukan layanan berupa pengisian IP address pada tiap komputer client secara otomotis . Kegiatan pengisian IP address pada tiap komputer client hanya bersifat sementara, dengan cara server meminjamkan IP addressnya. Salah satu program yang mampu memberikan layanan DHCP server pada linux Debian adalah DHCP3-Server."


    **Bagi yang ingin berlatih untuk membangun DHCP Server dengan dhcp3-server bisa berkunjung ke blognya.
  • DHCP client merupakan mesin klien yang menjalankan perangkat lunak klien DHCP yang memungkinkan mereka untuk dapat berkomunikasi dengan DHCP Server. Sebagian besar sistem operasi klien jaringan (Windows NT Workstation, Windows 2000 Professional, Windows XP, Windows Vista, atau GNU/Linux) memiliki perangkat lunak seperti ini.